Mengapa Sisa Akar Harus Diambil?

Meskipun tidak menimbulkan nyeri (karena saraf gigi sudah mati), membiarkan sisa akar tertanam di gusi membawa risiko serius:

Bau Mulut (Halitosis)

Sisa akar yang berlubang menjadi sarang sisa makanan dan bakteri yang membusuk, menyebabkan aroma napas tidak sedap yang sulit hilang meski sudah sikat gigi.

Sumber Infeksi (Fokal Infeksi)

Bakteri dari sisa akar dapat menyebar melalui aliran darah ke organ tubuh lain (jantung, ginjal, sendi).

Risiko Kista & Abses

Peradangan kronis di ujung akar dapat memicu tumbuh kista (kantong cairan) di dalam tulang rahang yang bisa merusak tulang di sekitarnya.

 

Menghalangi Gigi Tiruan

Jika Anda berencana pasang gigi palsu atau implan, sisa akar harus dibersihkan agar fondasi gigi baru bersih dan sehat.

Proses Pencabutan Minim Trauma

Di Syaify Dental, kami memprioritaskan kenyamanan dan pelestarian jaringan tulang Anda.

Diagnosa Akurat

Menggunakan rontgen untuk melihat bentuk dan posisi akar secara presisi.

Implan
Gigi

Anestesi Efektif

Memastikan area sekitar gigi mati rasa sepenuhnya sebelum tindakan.

Teknik Preservasi

Pencabutan dilakukan hati-hati untuk meminimalkan kerusakan pada tulang penyangga (penting jika Anda ingin memasang implan gigi di masa depan).

Penyembuhan Cepat

Luka bekas pencabutan sisa akar biasanya lebih kecil dibanding cabut gigi utuh, sehingga penyembuhan relatif lebih cepat.

Bersihkan Mulut Anda dari Sumber Penyakit

Jangan tunggu sampai gusi bengkak atau tumbuh kista. Tindakan pencegahan sekarang jauh lebih murah dan mudah daripada mengobati komplikasi di kemudian hari.