Mengapa “Gigi Susu” Itu Penting?

Banyak orang tua berpikir, “Ah, nanti juga ganti gigi baru.” Padahal, kerusakan gigi susu bisa berdampak fatal.

Fungsi Bicara & Kunyah

Gigi rusak mengganggu nutrisi dan kemampuan bicara anak.

Penuntun Gigi Dewasa

Gigi susu “menjaga tempat” untuk gigi permanen. Jika dicabut paksa sebelum waktunya, gigi dewasa bisa tumbuh berantakan.

Kepercayaan Diri

Senyum yang sehat membuat anak lebih percaya diri saat bersosialisasi.

Kesehatan Gigi Anak
(Pediatric Dentistry)

Membangun kebiasaan sehat dimulai sejak dini. Layanan Gigi Anak di Syaify Dental dirancang khusus dengan pendekatan psikologis yang ramah, sabar, dan komunikatif (metode Tell-Show-Do). Kami menciptakan suasana yang fun dan bebas trauma, sehingga anak tidak takut ke dokter gigi. Mulai dari pencegahan hingga perawatan kompleks, kami menjaga kesehatan gigi susu sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan gigi permanen mereka

Pencegahan Karies (Fluoride & Sealant)

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Layanan ini berfokus pada penguatan struktur gigi anak. Kami menyediakan aplikasi Topical Fluoride untuk memperkuat enamel gigi agar tahan terhadap serangan asam bakteri, serta Fissure Sealant untuk menutup celah-celah dalam pada gigi.

DETAIL LAYANAN

Penambalan & Perawatan Syaraf Gigi Anak

Gigi susu yang berlubang atau sakit tidak boleh dibiarkan karena dapat mempengaruhi pertumbuhan gigi dewasa. Kami menangani penambalan gigi estetik anak dan Perawatan Saluran Akar (PSA) Anak untuk kasus infeksi yang sudah mencapai syaraf. 

DETAIL LAYANAN

Pencabutan Gigi Susu & Space Maintainer

Menangani fase pergantian gigi susu ke gigi permanen. Layanan ini mencakup Pencabutan Gigi Susu untuk gigi yang sudah goyang atau kasus persistensi (gigi tumbuh ganda). Jika gigi susu tanggal terlalu dini (prematur), kami menyediakan Space Maintainer (penjaga ruang) untuk mencegah gigi lain bergeser.

DETAIL LAYANAN

Pendekatan Kami: “Tell, Show, Do”

Kami mengerti menghadapi anak butuh kesabaran ekstra. Dokter kami menerapkan metode:

Tell

Menceritakan apa yang akan dilakukan dengan bahasa anak (misal: “Kita usir kuman yuk!”).

Show

Menunjukkan alatnya (misal: menyemprotkan angin ke tangan anak agar mereka tahu itu tidak sakit).

Do

Melakukan tindakan dengan cepat dan lembut saat anak sudah nyaman.

Kapan Harus Mulai ke Dokter Gigi?

Asosiasi Dokter Gigi Anak menyarankan kunjungan pertama dilakukan saat gigi pertama tumbuh atau paling lambat ulang tahun pertama.

Adaptasi lingkungan (dental home) dan edukasi orang tua, bukan langsung tindakan berat.

Yuk, Ajak Si Kecil Berpetualang ke Syaify Dental!

Jangan tunggu sakit gigi. Jadikan kunjungan rutin sebagai momen seru bagi buah hati Anda.